Mengapa Teralis Jendela Gampang Dibongkar Pencuri?

Teralis jendela menjadi salah satu pilihan untuk mengamankan rumah dari gangguan pencuri. Namun, seringkali teralis jendela ini berhasil dibongkar orang jahat tersebut. Bagaimana cara mencegahnya?

Umumnya, ada dua cara digunakan pencuri untuk membongkar teralis jendela. Pertama, pencuri akan memotongnya dengan gergaji besi. Cara ini bisa membobol teralis jendela dengan cepat meskipun menimbulkan bunyi.

Memilih Teralis Jendela

Memilih Teralis Jendela

Kedua, si pencuri akan membuka semua sekrup pada teralis jendela. Saat semua sekrup terbuka, teralis jendela tidak lagi menempel pada kusen jendela. Cara inilah yang paling banyak digunakan pencuri karena tidak menimbulkan suara berisik.

Agar teralis jendela dapat menahan pencuri masuk, atau setidaknya menghambat “kerja” dan memperlama upaya pencuri masuk ke dalam rumah, Anda bisa memilih teralis jendela dengan bahan yang baik. Saat ini, ada empat pilihan bahan teralis jendela, yakni kayu, besi, alumunium, serta baja.

Berdasarkan segi keindahannya, teralis jendela dari kayu memang paling baik karena tidak membuat rumah terkesan “terpenjara”. Namun, dari segi keamanan, terali kayu paling rawan dibobol pencuri karena sangat mudah dipotong.

Sementara itu, teralis jendela aluminium harganya relatif lebih murah daripada kayu dan baja. Alumunium juga tahan karat. Namun demikian, alumunium bersifat lunak sehingga lebih mudah digergaji.

Saat ini, teralis jendela dari besi atau besi tempa adalah teralis jendela yang paling umum digunakan. Bahan ini cukup kuat, sehingga butuh waktu lama bagi pencuri untuk menggergajinya dibanding alumunium dan kayu. Tetapi, besi mudah berkarat bila tidak dirawat dengan apik dan dilapisi dengan baik. Jika sudah berkarat, besi pun mudah patah dan tak ada kesulitan untuk menggergajinya.

Terakhir, bahan yang paling kuat adalah teralis baja. Hanya saja, harganya jauh labih mahal dari tiga bahan tadi. Nah, Anda ingin pilih yang mana sebagai bahan teralis jendela rumah?

Leave a Reply